Sabtu, 07 Mei 2016

It's not a broken heart, it's.. disappointment

Karena apa yang diucapkan teman-teman, apa yang dia tunjukkan, dan apa yang aku tangkap, semuanya mengarah pada satu pengertian : dia menyimpan rasa.
Dan aku wanita, wanita mana yang tidak luluh hatinya diperhatikan sedemikian rupa, ya kan?
Bagi wanita, apabila telah jatuh kedalam perangkap, dari 0 bisa menjadi 100. dari 100 bisa mencapai 1000.
Hahaha, bodoh! Ternyata dia memperlakukan nyaris semua wanita dengan cara yang seperti itu. Bodoh! Nyaris semua wanita punya prasangka seperti itu!
Bodoh!! Bukannya kamu bilang tidak tahu apa itu perasaan suka? Tapi kenapa pada akhirnya, kamu merasakan sakit juga?
Du, du..
Lihat bahasa chat nya? Makin lama makin datar saja, dari yang penuh emoji berubah menjadi kata-kata yang disingkat menjadi beberapa huruf saja.
Lihat tingkah lakunya? Wah, dia lengket sekali dengan si A. Juga si B. si C. si D. Semua! Semua diperlakukan seperti itu, kenapa kamu merasa tersanjung begini?
Hei bodoh, benar kan? Jangan sampai meyukai orang melewati batas, mencintai Allah dengan benar saja kamu belum bisa. Jangan terjatuh terlalu dalam karena kamu akan kesakitan, airmata mu belum seberapa yang menetes mengingat dosa-dosa.
Lupakan dia, Du. Fokus pada hidupmu, dia akan terus begitu dan kamu? Kamu hebat, kamu cerdas! Kamu akan baik-baik saja dan segera menemukan kesibukan baru.
Lupakan Du. Kamu tidak spesial, kok. Kamu cuma satu diantara banyak wanita yang diberinya kait, agar nanti dia bisa memilih kait mana yang akan dia tarik.
Dia egois? Haha, iya. Tapi kamu yang tidak bijaksana menanggapi semuanya.
Lupakan, Du.
Kamu masih muda, sayang :)

Selasa, 26 April 2016

Kirain persahabatan kita lagi diuji banget. Teteh ngomongnya kayak marah beneran. Aku sampai bingung harus ngomong apa :(
Alhamdulillaah makasih geng udah jadi sahabat-sahabat yang luarrrrrr biasa buat aku! Jadi makin yakin kalo aku termasuk salah satu orang paling beruntung, di kasih sahabat sehebat kalian sama Allaah.
Aku sayang kalian Teh, Ngit, Nu, Pang! Kalian berempat orang kesayangan aku se Jurang Mangu, kalian harus tau itu!

Hari ini aku dititipin bunga, dan katanya nggak usah di balikin. Aku bakal jaga bunganya, apapun maksud dari 'udah bawa aja' itu. Makasih ya, siapa tau suatu hari nanti bunga ini bisa jadi kenangan yang berharga.

Oh iya.

Selamat du, hari ini udah bisa ketawa lepas. Lagi. Waktu liat teteh nyeberang kayak anak bebek lepas hahahaha. Makasih Ngit, makasih Teh. Aku sayang kelen. Nunu dan Tipang juga walaupun kalian nggak ikutan.

Kapan-kapan nanti kita HARUS makan bareng! Main bareng, kemana kek.

Ngantuk, capek.
Makasih buat hari hebatnya.
Buat sahabat-sahabat paling hebatku Jonggol ; Bajigur, Cimol, Tehpait, dan Jeroan. Love maksimal karena Allaah ;)

Senin, 11 April 2016

Entrance

Hai, du!
udah malem, masih melek aja?
seneng ya, punya diary pribadi :)
Masih seneng maksain senyum? Masih sering maksain ketawa? Masih takut kesepian?
Buktinya, hari ini kamu ngerasain 'kesepian' yang sebenernya kan, di kampus?
Dikacangin. Gak ditemenin. Di sinis-in.
Gimana, gak bikin mati kan?
Sakit sih, emang. Ayo du, belajar. Gak selamanya semua orang seneng sama kamu. Gak selamanya kamu selalu ditemenin. Gak selamanya kamu bakal dibaikin.
Kamu gak ngapa-ngapain aja masih banyak yang gak suka, kan?
Ayo du, senyum! Aku pengen liat senyum kamu yang tulus, yang dari hati. Bukan senyum setelan kayak biasanya. Bukan senyum hasil kebiasaan seperti selama ini.
Du. Kalau kamu udah bisa senyum sendiri dengan tulus, karena kamu memang bahagia. Kabarin aku ya? Aku akan selalu jadi orang pertama yang ikut bahagia waktu saat itu tiba.
Semangat Dedu! Kamu bisa :)